Galangan kapal kayu Bira berada di pesisir Ara-Tanjung Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan – Butta Panrita Lopi, tanah para ahli pembuat perahu. Di sinilah kapal kayu phinisi, sekunar, dan liveaboard dibangun dengan tangan, lambung dulu, memakai kayu bitti, ulin, dan jati yang disambung pasak kayu, bukan paku besi.
Di mana lokasinya
Pesisir ini sekitar 180-200 km (4-6 jam berkendara) dari Makassar dan 12-15 km dari Tana Beru. Ara dikenal sebagai kampung pengukir dan tukang, sementara Tanjung Bira adalah tanjung wisata tempat kebanyakan pengunjung menginap.
Apa yang akan Anda lihat
- Lambung kapal di berbagai tahap pengerjaan sepanjang pantai.
- Panrita lopi membentuk papan dengan mata telanjang dan memasang pasak dengan tangan.
- Tumpukan kayu bitti, ulin, dan jati yang sedang dikeringkan.
Etika berkunjung
Ini tempat kerja, bukan objek wisata berpagar. Sapa para tukang, minta izin sebelum memotret orang, dan jauhi area pengangkatan serta peluncuran kapal. Panduan lengkap dan geografi Ara, Bira, dan Tana Beru ada di halaman kunjungan galangan.
Cara memesan kapal kayu
Untuk memesan pembangunan kapal kayu bespoke – phinisi, sekunar, atau liveaboard – hubungi desk melalui WhatsApp +62 811-3823-875. Proses lengkapnya dijelaskan di halaman pemesanan dan warisan kriyanya di halaman warisan Ara-Bira.
Hubungi desk lewat WhatsApp or email sales@komodoluxury.com
Frequently asked questions
Di mana galangan kapal kayu Bira berada?
Di pesisir Ara-Tanjung Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan – sekitar 180-200 km dari Makassar dan 12-15 km dari Tana Beru.
Bagaimana cara memesan kapal kayu phinisi di Bira?
Hubungi desk pembangun melalui WhatsApp +62 811-3823-875 atau email sales@komodoluxury.com dengan menyebut panjang kapal, penggunaan, dan target musim; kontrak diterbitkan oleh PT Komodo Galangan Nusantara.